Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Infrastruktur Jalan di Tasikmalaya

TASIKMALAYA, KABAR JAWA BARAT — Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Selama 2025 hingga Oktober 2026, pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, total anggaran pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan di Kabupaten Tasikmalaya mencapai Rp167 miliar selama dua tahun terakhir.

Sementara itu, Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran sebesar Rp106 miliar untuk penanganan infrastruktur jalan di Kota Tasikmalaya.

Anggaran tersebut digunakan untuk sejumlah pekerjaan, mulai dari rekonstruksi, pelebaran, hingga pemeliharaan berkala jalan. Selain itu, pemerintah juga melakukan penggantian jembatan dan penanganan akses penghubung antardesa.

Sejumlah Ruas Jalan Kabupaten Tasikmalaya Ditingkatkan

Salah satu proyek dengan alokasi anggaran cukup besar adalah pelebaran Jalan SP 3 Pamoyanan–Suryalaya–Warudoyong. Pada 2026, pekerjaan tersebut menyerap anggaran sebesar Rp52 miliar.

Pemprov Jabar juga melaksanakan pelebaran Jalan Raya Singaparna dengan anggaran Rp11 miliar. Selanjutnya, rekonstruksi Jalan Karangnunggal–Cipatujah dikerjakan dengan alokasi dana Rp14 miliar.

Sementara pada 2025, pemerintah provinsi telah merekonstruksi ruas jalan batas Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Tasikmalaya (Sukaraja)–Karangnunggal. Pekerjaan tersebut menelan anggaran Rp34 miliar.

Selain jalan, peningkatan infrastruktur juga menyasar jembatan. Salah satunya melalui penggantian Jembatan Citoe pada ruas Jalan Karangnunggal–Cipatujah dengan anggaran Rp16 miliar.

Pemprov Jabar juga menangani akses jalan untuk pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kersagalih, Kecamatan Jatiwaras, dengan Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong. Anggaran yang disiapkan untuk pekerjaan tersebut mencapai Rp13 miliar.

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, mengatakan total panjang pekerjaan infrastruktur jalan di Kabupaten Tasikmalaya hingga Oktober 2026 mencapai 11,826 kilometer.

Pekerjaan tersebut mencakup rekonstruksi, pemeliharaan berkala, dan pelebaran jalan. Selain itu, dua jembatan dilaporkan telah selesai dikerjakan 100 persen.

Anggaran Rp106 Miliar untuk Jalan Kota Tasikmalaya

Di Kota Tasikmalaya, Pemprov Jabar juga melaksanakan sejumlah program peningkatan kualitas jalan.

Pada 2026, salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah pemeliharaan berkala Jalan Prof. Dr. Mochtar Kusuma Atmaja–Jalan Jaksa Agung R. Suprapto. Proyek tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp12 miliar.

Sebelumnya, pada 2025, Pemprov Jabar mengalokasikan Rp36 miliar untuk pemeliharaan jalan pada ruas batas Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya (Cikunir)–Tasikmalaya.

Peningkatan infrastruktur juga dilakukan melalui pemeliharaan Jalan Cisumur Garuda atau Jalan Letjen Mashudi dengan anggaran Rp20 miliar.

Selain itu, rekonstruksi Jalan Brigjen Wasitakusumah dilaksanakan dengan alokasi dana sebesar Rp17 miliar.

Berdasarkan data hingga Oktober 2026, total pengerjaan infrastruktur jalan di Kota Tasikmalaya yang meliputi rekonstruksi, pemeliharaan berkala, dan pelebaran mencapai 0,595 kilometer dari target 2,151 kilometer.

Melalui berbagai pekerjaan tersebut, Pemprov Jabar berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan agar akses transportasi masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya semakin baik.


uzi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama