Atap Dua Ruangan SMPN 1 Cidolog Ciamis Ambruk, Bangunan Sejak 1997 Belum Pernah Direnovasi


CIAMIS, KABAR JAWA BARAT—
Atap dua ruangan di SMP Negeri 1 Cidolog, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk pada Senin (2/11/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan bagian ruang guru dan ruang piket mengalami kerusakan.

Beruntung, kejadian yang berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, bangunan sekolah yang mengalami kerusakan diketahui telah berdiri sejak 1997 dan belum pernah mendapatkan renovasi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sejumlah bagian bangunan sebelumnya dilaporkan sudah mengalami kerusakan.

Petugas Sempat Mendengar Suara Patahan Kayu

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa sebelum atap bangunan ambruk, petugas piket sempat mendengar suara patahan kayu dari bagian atap sekitar pukul 23.30 WIB.

Pada saat itu, wilayah Kecamatan Cidolog juga diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Menurut Ani, kondisi bangunan memang sudah mengalami kerusakan. Sekolah tersebut dibangun pada 1997 dan belum pernah direnovasi.

Peristiwa ambruknya atap kemudian terjadi pada dini hari, setelah sebelumnya terdengar suara patahan kayu.

Ruang Guru dan Ruang Piket Mengalami Kerusakan

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Ciamis, lokasi kejadian berada di Dusun Walahir RT 001/RW 001, Desa Jelegong, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis.

Ani menyampaikan, bagian bangunan yang mengalami kerusakan meliputi atap ruang guru dan ruang piket. Bahkan, ruangan tersebut diketahui sudah sekitar satu tahun tidak digunakan.

Untuk sementara, bangunan yang ambruk belum mendapatkan perbaikan. Penanganan dan pemulihan kondisi bangunan menjadi kebutuhan mendesak agar kerusakan tidak semakin meluas.

BPBD Koordinasi dan Rekomendasikan Perbaikan

BPBD Ciamis menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 08.12 WIB. Setelah itu, petugas berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan asesmen serta pendataan dampak kerusakan.

Dari hasil laporan sementara, tidak ditemukan korban jiwa maupun warga yang terancam akibat kejadian tersebut.

Meski demikian, BPBD menilai perbaikan bangunan perlu segera ditindaklanjuti. BPBD juga merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan agar mengambil langkah penanganan terhadap kondisi bangunan sekolah.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kondisi fisik bangunan sekolah. Sebab, keamanan sarana pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.

Terlebih, bangunan sekolah yang mengalami kerusakan tersebut telah berdiri selama puluhan tahun dan belum pernah direnovasi.

Sumber informasi: BPBD Kabupaten Ciamis melalui pemberitaan detikJabar, Senin 2 November 2026.


uzi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama