Dari Pelosok Cikajang, Pesantren Bidayatul Faizin Terus Perkuat Pendidikan Generasi Garut

GARUT, KABAR JAWA BARAT — Pondok Pesantren Bidayatul Faizin di Kampung Babakan Negla, Desa Cipangramatan, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, terus memperkuat perannya dalam pendidikan keagamaan masyarakat. Kehadiran pesantren yang berdiri sejak 1975 itu mendapat apresiasi dari Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.

Apresiasi tersebut disampaikan Abdusy Syakur saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Asrama Putra Pondok Pesantren Bidayatul Faizin, Selasa, 15 September 2026.

Bupati Garut mengenang perjuangan para pendahulu yang membangun pesantren di wilayah yang pada masa itu masih jauh dari pusat perkotaan.

“Ieu teh tos lami geningannya, ti tahun 1975, kantosna abi ngabayangkeun kapungkur waktos sepuh urang ngabangun tempat ieu, harita anu kabayang hara-haraeun, kaditu kadieu jalanna kabayang sapertos kumaha. Keusikna ge teu acan tangtos aya, tapi aya niat hoyong syiar dakwah agama.”

Menurut Abdusy Syakur, pembangunan pesantren pada masa tersebut membutuhkan niat dan semangat dakwah yang kuat. Kondisi lingkungan dan akses yang belum seperti sekarang tidak menyurutkan langkah para pendahulu untuk membangun tempat pendidikan agama.

Pesantren Hadir di Tengah Masyarakat Pedalaman

Abdusy Syakur juga menjelaskan alasan sejumlah pesantren berdiri di wilayah pelosok. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan agama di kawasan tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan bimbingan keagamaan.

“Abi sok didongengan, naha beut pasantren sok ngarelok, beut teu di sisi jalan anu agung. Da ari sisi jalan mah tos ditempuh ku masyarakat, eta masyarakat nu di pedalaman anu peryogi bimbingan, peryogi arahan tinu ngalaksanakeun aktivitas keagamaan.”

Pandangan tersebut menempatkan pesantren tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat di wilayah pedalaman.

Kehadiran Pondok Pesantren Bidayatul Faizin selama puluhan tahun menjadi bagian dari perjalanan pendidikan keagamaan masyarakat di Desa Cipangramatan dan sekitarnya.

Peresmian asrama putra juga menandai penguatan sarana pendidikan di lingkungan pesantren. Fasilitas tersebut diharapkan mendukung kegiatan pembinaan para santri.

Pendidikan Agama dan Umum Perlu Berjalan Bersama

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut turut menyoroti pentingnya keberlanjutan pendidikan bagi generasi muda. Ia mengajak masyarakat memberikan perhatian terhadap pendidikan umum sekaligus pendidikan agama.

Abdusy Syakur menyebut masih terdapat anak-anak di Kabupaten Garut yang berhenti sekolah karena bekerja maupun menikah pada usia dini.

“Aya 40 rebu orang Garut anu liren sakola, tos eta teh ternyata sebagian besar karena dambel, karena nikah, nah apapun itu urang kedah ngadorong supados murangkalih urang sadayana tiasa sakola. Sakola teu kedah sakola umum hungkul, tapi oge sakola agama oge sae pami tiasa duanana.”

Ia menekankan bahwa pendidikan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dan tantangan zaman.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu mempertentangkan pendidikan umum dengan pendidikan agama. Keduanya dapat berjalan berdampingan untuk membentuk generasi yang memiliki pengetahuan sekaligus pemahaman keagamaan.

Pesantren dan Masyarakat Perkuat Pendidikan

Bupati Garut mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mendorong anak-anak agar tetap mendapatkan pendidikan. Peran keluarga, lembaga pendidikan, pesantren, dan lingkungan masyarakat menjadi penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan generasi muda.

Pondok Pesantren Bidayatul Faizin menjadi salah satu bagian dari lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pembinaan keagamaan.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dan peresmian Asrama Putra, semangat perjuangan para pendahulu kembali diingat. Pesantren yang tumbuh dari niat dakwah tersebut kini terus menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Bagi pemerintah daerah, penguatan pendidikan agama dan umum menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang dan menghadapi masa depan.

Posting Komentar

0 Komentar